Batu ginjal, terutama yang sangat kecil, umumnya tidak menimbullkan gejala dan sulit terdeteksi. Tanda-tanda keberadaan batu ginjal baru dapat dirasakan jika batu berukuran besar dan tertahan dalam ginjal, berpindah ke ureter, atau terjadi infeksi.Beberapa kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala berupa rasa nyeri yang disebut kolik ginjal. Rasa nyeri ini dapat berlangsung selama beberapa menit atau beberapa jam.
Batu ginjal terbentuk ketika urine lebih banyak mengandung zat kimia dibanding cairan. Zat kimia ini dapat membentuk kristal di dalam ginjal dan saling menempel satu sama lain. Beberapa contoh zat tersebut adalah kalsium, asam oksalat, dan asam urat.Pembentukan batu ginjal juga dapat terjadi ketika tubuh kekurangan zat yang dapat mencegah kristal saling menempel sehingga pembentukan batu ginjal menjadi lebih mudah terjadi.
Komplikasi dapat timbul bila ukuran batu ginjal sangat besar sehingga mengambat aliran urine. Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan ginjal permanen, serta infeksi pada saluran kemih dan ginjal. Selain itu, pengobatan untuk batu ginjal, terutama yang berukuran besar, juga dapat menimbulkan komplikasi, seperti:
- Cedera pada ureter
- Penyumbatan pada ureter
- Perdarahan
- Gagal ginjal
- Infeksi yang menyebar ke seluruh tubuh melalui darah (bakteremia)